PERTEMUAN TATAP MUKA TAHUN AJARAN BARU 2021 - 2022 TERTUNDA
Pada
masa pandemik ini dunia pendidikan saat ini terutama pendidik di tuntut agar bisa ahli IT, minimal sedikit tahu tentang IT karena kegiatan belajar mengajar dilakukan
dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Belajar Dari Rumah (BDR), semua
dilakukan dari rumah.
Awal
Juni 2021 ramai perbincangan dengan persiapan Pertemuan Tatap Muka (PTM) dengan
metode tatap muka maksimal 25 persen dari jumlah murid yang boleh hadir,
maksimal sepekan hanya boleh dua kali, dan maksimal sekali datang hanya boleh
dua jam.
Ketika
memasuki awal Juli 2021 semua rencana manusia berubah menunjukkan semua itu
adalah kehendak Allah SWT, Kita sebagai manusia hanya punya rencana baik tetapi
semua Allah SWT yang MAHA SEGALA SESUATU dan MAHA MENENTUKAN.
Awal Juli 2021 tahun
ajaran baru 2021-2022 di tetapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Belajar
Dari Rumah (BDR) , karena situasi Covid-19 yang melonjak kembali menjadi Zona
merah, semua Rumah Sakit hampir di penuhi pasien positif Covid-19. Dengan demikian
banyak para orang tua sebagai masyarakat menghawatirkan dengan putra putrinya
jika pihak sekolah mengadakan Pertemuan Tatap Muka (PTM), para orang tua belum
mengizinkan putra putrinya untuk siap tatap muka di sekolah. Karena Zona
merah corona akhir Juni 2021 meningkat dua kali lipat dibandingkan sepekan
sebelumnya, hingga Selasa (29/6) ada tambahan 20.467 kasus baru yang terinfeksi
corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 2.156.465 kasus positif Corona. Kasus sampai tanggal 29 Juni 2021 tercatat
lebih dari 2 juta orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 260.000 lebih
kasus usia 0 – 18 tahun (108.000 kasus di rentang usia 12 – 17 tahun). Dengan
melonjaknya kasus yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga Pertemuan Tatap
Muka (PTM) di sekolah tertunda sampai situasi dinyatakan aman bagi peserta
didik.
Oleh: Hilwah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar